Diposkan pada Event, Faith

Liturgi Bukan Kewajiban Maupun Rutinitas…

“Silakan,” kata seorang lelaki yang berada di samping meja tempat saya mengisi daftar hadir. Segera setelah saya selesai menulis tanda tangan ia memberikan satu buah botol minuman berikut roti untuk kudapan serta beberapa kertas berisi materi yang akan disajikan. Saya bergegas masuk memilih baris terdepan untuk duduk di antara peserta lainnya yang secara sekilas kebanyakan adalah lansia.
Lanjutkan membaca “Liturgi Bukan Kewajiban Maupun Rutinitas…”

Iklan
Diposkan pada Uncategorized

RAMBU 2016 Menyisakan Pertanyaan

Properti RAMBU 2016 untuk Welcoming Party
Properti RAMBU 2016 untuk Welcoming Party

Usai sudah RAMBU 2016, hampir satu minggu yang lalu, namun kegiatan tersebut menyisakan pertanyaan yang perlu diketahui bersama. Siapa orang-orang yang rela berkorban untuk acara ini? Ya, ada banyak yang berperan penting.
Mulai dari tim Steering Committe (SC) yang dipelopori duo tambun, Phoa, Wily (Pend. Mat ’12) serta Samuel Ginanjar (Pend. B. Ing ’12),meskipun sudah semester atas tapi tetap mau melayani lewat UK3, membimbing Benedicta Dinda (Manajemen ’15) serta Andreas Ricky (IKOR ’15) yang notabene mengisi posisi ini secara perdana . Keempat orang tersebut berkolaborasi membuat konsep RAMBU secara manis sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Mereka juga memanfaatkan media sosial untuk berdiskusi secara intensif sehingga dapat berkoordinasi walaupun terkendala jarak dan waktu. Tim SC ini sendiri juga menjadi koordinator lapangan saat pelaksanaan. Tak diragukan lagi, kerja keras mereka terbayar sudah.
Tim SC juga disokong oleh tim Organizing Committe (OC) yang dipimpin oleh Julius Credo (PGPAUD ’14). Credo, bertugas memimpin para anggotanya untuk menjalankan konsep dari SC. Ia terlihat sangat cermat dalam menilai situasi saat pelaksanaan juga dalam membantu setiap anggotanya menuntaskan tanggung jawab mereka.
Maria Metha (Pend. Mat ’14), Chrisvonela Neri (Pend. Mat ’15), Avira Kristin (PKK ’15), serta Rosa Ary (Pend. Mat ’15) mengisi Sie Dana Usaha. Dapat dikatakan bahwa mereka adalah orang-orang yang berjuang mengejar uang, baik dari dosen, alumni, maupun donatur-donatur lainnya. Tanpa kerja keras mereka kekurangan dana tidak akan bisa ditanggulangi.
Sie Perlengkapan, dapat dikatakan identik dengan orang-orang yang kuat secara fisik untuk memindahkan, mengangkat, atau menggotong peralatan yang diperlukan. Namun kenyataannya berbeda dengan Sie Perlengkapan di RAMBU 2016. Adalah Hironimus Panja (IKM ’15), Heronimus Joko (PGPJSD ’14), Rosa Dewi (PGSD ’15), Maria Ana Mei (Pend. B. Ing ’15) yang mengemban tanggung jawab ini. Mereka hanya orang-orang yang siap bekerja keras mempersiapkan semuanya untuk tiap sesi. Solidnya mereka bekerja mampu menutup kekurangan yang ada.
Tak akan menjadi menarik dan berkesan tanpa adanya Sie Publikasi, Dekorasi, dan Dokumentasi (Pubdekdok). Orang-orang kreatif yang mengambil peran ini adalah Gregorius Adi (DKV ’14), Bernadeta Anggi (Teknologi Pendidikan ’15), Andreas Ivan (Tek. Mesin ’15), Octanius Dwi (Tek. Mesin ’15). Mereka membuat “penghias” acara serta mengabadikan momen-momen spesial di RAMBU 16. Dengan kata lain mereka ada pada setiap detik acara. Benar, mereka selalu siap saat dibutuhkan.
Tentunya, acara ini tidak hanya senang-senang belaka. Sie Liturgi berperan untuk memperhatikan aspek rohani. Andreas Tommy (Pend. B. Ing ’15), Birgita Loraine (Pend. Kimia ’14), Nira Anggraeni (Pend. B. Ing ’14), serta Dian Maya (Akuntansi ’15) mengisi posisi ini. Pernyataan berkesan yang muncul adalah, bersatu untuk kuat dalam badai karena pondasi yang kuat.
Dibutuhkan energi yang prima untuk berkegiatan selama dua hari satu malam ini. Tugas inilah yang diemban oleh Irene Santi (Pend. Mat ’15), Catharina Dewanti (Tek. Sipil ’15), Dionysius Bangkit (PJKR ’14), dan Isabella Nilam (Pend. B. Ing ’15) sebagai Sie Konsumsi. Dalam kerjanya mereka tampil cekatan dan rapi untuk tiap sesi.
Dua buah truk dan sebuah angkot disediakan untuk mengangkut para peserta serta barang-barang yang diperlukan. Tanggung jawab yang dikoordinatori oleh Herjuno Tegar (IKOR ’14) serta dibantu oleh Theresia Bonita (Pend. PKN ’14) dan Sabbas Dion (PJKR ’14) rampung sudah. Tugas ini dijalankan secara apik oleh tim ini.
Enam orang dengan misi khusus berkumpul di Sie Peserta. Mereka adalah orang-orang yang siap melayani. Ialah Maria Sekar (PGPAUD ’14), Daniel Rainhard (Teknologi Pendidikan ’14), Laurentius Mahendra (Pend. Fisika ’15), Fransiska Putri (Pend. Mat ’14), Clara Ovina (PGSD ’15), dan Fitriana Grace (Psikologi ’15) yang selalu ada untuk para peserta. Mereka akan selalu siap mendampingi teman-teman UK3 2016 dalam dinamikanya baik saat RAMBU maupun setelahnya.
Mereka semua adalah orang-orang hebat yang rela berkorban dan membawa semangat kasih untuk melayani dalam keterlibatannya secara langsung saat acara. Seakan-akan mereka hadir untuk mengingatkan firman Tuhan yang tertulis di Lukas 22:27, ” ‘Sebab siapakah yang lebih besar: yang duduk makan, atau yang melayani? Bukankah dia yang duduk makan? Tetapi Aku ada di tengah-tengah kamu sebagai pelayan’.” Terima kasih teman-teman hebat. Terima kasih pula para donatur, alumni UK3, Putriaji H. S. Si., M. Pd., S. SC. selaku pendamping UK3, dan semua pihak yang telah mendukung kelancaran acara RAMBU 2016. Kemudian yang terutama, syukur kepada Tuhan yang selalu menaungi kita semua. Tetap semangat melayani, Tuhan memberkati.